• Bahasa Indonesia
  • Français
Kegiatan Budaya: Penyebaran Program Kebudayaan dan Kerja Sama

Institut Prancis di Indonesia mempunyai misi untuk mempromosikan dan menyebarluaskan seni budaya kontemporer Prancis dari seluruh bidang artistik (musik, seni pertunjukan, seni visual, sinema dan sastra) kepada publik Indonesia, mendampingi kemunculan generasi muda seniman Indonesia dan mendorong pertukaran antara para pegiat budaya dari kedua negara.

Penyebaran Program Kebudayaan

Institut Prancis di Indonesia telah menggelar 423 acara budaya pada tahun 2011 berupa konser, pertunjukan, pameran, pemutaran film, dan seminar. Persembahan yang ditujukan kepada publik di empat kantor IFI, di tempat-tempat pertunjukkan, dan juga di festival-festival lokal ini akan lebih diperkaya lagi pada tahun 2012.

Penyebaran acara-acara tersebut akan diperluas ke kota-kota di mana kehadiran representatif IFI belum ada, yaitu di Alliance Française Indonesia (Balikpapan, Denpasar, Medan, Semarang) dan di kota-kota lainnya berkat kerja sama baru antara IFI dan penyelenggara lokal (Ternate, Purwokerto…).

Program seni ini akan ditekankan pada dua perhelatan besar: Le Printemps Français pada bulan Mei-Juni dan Festival Sinema Prancis pada bulan Desember.

Le Printemps Français

Printemps Français sudah dikenal di kota-kota yang pernah menjadi tempat perhelatannya sebagai agenda budaya lokal yang penting. Tahun ini festival tersebut akan dimeriahkan dengan acara-acara yang lebih kaya, serta digaungkan secara nasional dengan rangkaian acara yang terdiri dari 50 konser, pertunjukan dan pameran yang akan diselenggarakan di 10 kota di Indonesia dan di Dili.
Di Jakarta, semua pusat kebudayaan dan ruang publik akan dipergunakan dan euforia festival ini akan dipadatkan dalam waktu yang lebih singkat dari edisi-edisi sebelumnya, yaitu dari tanggal 26 Mei s.d. 16 Juni.

Le Festival du Cinéma français (Festival Sinema prancis)

Festival Sinema prancis akan dilangsungkan pada bulan Desember 2012. Acara tersebut terhubung dengan program « Rendez-Vous with French Cinema » di Singapura yang menghadirkan panorama sinematografi kontemporer, kunjungan delegasi yang terdiri dari beberapa sutradara dan aktor datang dari Prancis, lomba film pendek Indonesia dan sinergi yang lebih terasa antara para distributor dan pembuat film lokal. Penayangan film-film Prancis akan menerima dukungan yang lebih intens berkat program promosional yang akan dikembangkan oleh Metro TV sebagai rekan media utama IFI.

Difusi film Prancis juga akan dilakukan sepanjang tahun melalui program pemutaran film gratis yang diadakan secara reguler di kantor-kantor IFI, melalui penayangan film-film Prancis di festival-festival film Indonesia (JIFFEST, INAFFF, JAFF…) dan melalui kerja sama-kerja sama baru dengan pusat-pusat kebudayaan Indonesia seperti Salihara dan sekolah-sekolah perfilman (misalnya, program klub sinema Prancis bulanan di Universitas Binus mulai bulan Maret).

Penyebaran buku-buku Prancis (sastra, ilmu humaniora dan sosial) akan lebih digiatkan lagi melalui Program Aide à la Publication (Program Bantuan Penerbitan Buku) yang digagas pada tahun 2012, sebuah mekanisme bantuan yang diinisiasi oleh para penerbit Indonesia untuk penerjemahan buku-buku berbahasa Prancis ke dalam bahasa Indonesia.

Kerja sama

Institut Prancis di Indonesia bekerja sama dengan para pegiat budaya Indonesia baik yang profesional maupun yang belum berpengalaman: seniman, institusi, direktur pusat kebudayaan, kepala penyelenggara festival, juru program, konservator, produser, teknisi, mahasiswa.

Operasi dan sistem pembiayaan untuk pengembangan budaya di Prancis, negara yang memiliki jaringan publik terbesar untuk produksi dan persebaran kreasi seninya di dunia, dan sistem pendidikan tingginya di bidang seni merupakan contoh yang bisa dibagi, di Indonesia seperti halnya di negara lain.

Untuk melakukan transfer ilmu tersebut, IFI mengadakan:  program pendampingan pembentukan Badan Perfilman Indonesia bekerja sama dengan Centre National de la Cinématographie Français (Badan Perfilman Prancis); program pemberangkatan pegiat film Indonesia ke Prancis, bekerja sama dengan Institut Prancis di Paris; program seminar permuseuman untuk para konservator museum-museum nasional Indonesia, sebagaimana tercatat dalam perjanjian yang ditandatangani oleh Kementerian Kebudayaan kedua negara di Jakarta tanggal 1 Juli lalu; pertukaran antara sekolah tinggi seni Indonesia dan Prancis, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI); produksi dan pewujudan kreasi seni bersama, misalnya seniman tamu kelompok sirkus Camille Boitel di STSI Bandung dalam rangka penciptaan sebuah pertunjukan Prancis-Indonesia untuk festival Le Printemps Français 2012; seminar regional produksi televisi untuk SCTV, bekerja sama dengan Asia Pasific Institute for Broadcasting Development;  program pengembangan Sinematek Indonesia, bekerja sama dengan Cinémathèque Nationale; kerja sama antara badan regulasi perfilman kedua negara, CSA dan KPI, kerja sama antara Metro TV dan Canal France International; pelatihan pengelolaan tempat pementasan (pembuatan program acara, pengaturan teknis, dll.) yang akan diselenggarakan pada bulan November 2012 di Gedung Kesenian Jakarta…
 

Rekanan Resmi

Rekanan Media

Metro tv